Berikutjawaban yang paling benar dari pertanyaan: Gelombang bunyi pada alat ultrasonografi yang digunakan dalam bidang kesehatan, misalnya pada proses pemeriksaan organ tubuh manusia menerapkan konsep fisika, yaitu
Download Free DOCXDownload Free PDFULTRASONOGRAFI/USG TINJAUAN PUSTAKAULTRASONOGRAFI/USG TINJAUAN PUSTAKAULTRASONOGRAFI/USG TINJAUAN PUSTAKAULTRASONOGRAFI/USG TINJAUAN PUSTAKAcrystal chan
Konsepfisika yang digunakan saat gelombang bunyi pada alat ultrasonografi yang digunakan dalam bidang kesehatan, misalnya pada proses pemeriksaan organ tubuh manusia adalah sifat gelombang bunyi yang dapat dipantulkan atau direkfleksikan.Alat akan mengirimkan getaran bila mengenai bagian di dalam tubuh, gelombang bunyi akan dipantulkan. Ultrasonografi, Pemanfaatan Gelombang Bunyi BerfrekuensiTinggi Dalam Pemeriksaan Organ Tubuh ManusiaAdista Fara Putri Fajar, Vicky Herdian Maulana Wibisono, M. Dicky AfriadyProgram Studi Teknik TelekomunikasiInstitut Teknologi Telkom SurabayaJl. Gayungan PTT No. 17-19 Surabaya Jawa TimurAbstrak - Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan gelombangultrasonik di bidang kesehatan melalui cara kerja Ultrasonografi USG dalam pendeteksiankelainan dan pengecekan kesehatan organ tubuh manusia. Metode yang digunakan adalahstudi literatur. Studi literatur bertujuan untuk mencari referensi mengenai gelombang sertapemanfaatannya dalam bidang kesehatan. Teknik pengumpulan data menggunakan studidokumen dengan hasil data kualitatif berupa penjelasan secara rinci mengenai cara Kunci gelombang, organ tubuh, kesehatanI. PENDAHULUANDalam sehari-hari, secara sadar maupun tidak kehidupan kita berhubungan denganilmu fisika yang disebut dengan gelombang, seperti ketika kita berbicara dan melempar batuke dalam sungai, atau bagi tumbuhan memanfaatkan gelombang dari sinar matahari untukmelakukan fotosintesis. Gelombang sendiri merupakan getaran yang merambat. Gerakgelombang dapat dipandang sebagai perpindahan momentum dari suatu titik di dalam ruangke titik lain tanpa perpindahan materi. Bentuk dari gelombang bermacam-macam,diantaranya gelombang suara. Suara merupakan fenomena fisika untuk mentransfer energidari suatu titik ke titik lainnya sehingga mendapatkan gambaran yang jelas hampir di seluruhbagian tubuh, kecuali bagian tubuh yang dipenuhi udara atau ditutupi tulang. Denganmemancarkan ultrasound ke arah tubuh maka gelombang akan memantulkan gambarantentang keseluruhan kelainan dalam bagian tubuh manusia adalah suatu keajaiban dan kekuasaan Tuhan yang tidaktertandingi nilainya. Kehamilan merupakan satu tahapan penciptaan manusia yang sangatdiinginkan oleh setiap wanita, banyak pepatah yang mengatakan tidak lengkap kehidupanseorang wanita bila belum menjadi seorang ibu. Untuk itu setiap calon orang tua pasti inginmengetahui keadaan calon bayi mereka. Perkembangan riset dan teknologi yang adadiimplementasikan untuk mengetahui keadaan calon bayi dalam kandungan. Selama ini alatyang digunakan adalah Ultrasonografi USG, khususnya Prenatal Ultrasound atau disebutjuga Fetal Ultrasound yang merupakan salah satu teknik diagnostik untuk penggambaranorgan-organ, otot, dan struktur jaringan pada tubuh manusia. USG merupakan alat medicaldiagnostik yang sangat penting dan kompetitif dikarenakan oleh rendahnya biaya, waktuakuisisi yang pendek, portable, aman, akurat, dan tidak menghasilkan radiasi yang USG juga memiliki kekurangan, yaitu rendahnya kualitas dari citra yang dihasilkandan juga sangat bergantung pada operator. Gelombangbunyi pada alat ultrasonografi yang digunakan dalam bidang kesehatan, misalnya pada proses pemeriksaan organ tubuh manusia menerapkan konsep fisika, yaitu SD Matematika Bahasa Indonesia IPA Terpadu Penjaskes PPKN IPS Terpadu Seni Agama Bahasa Daerah
Artikel Quipper Blog kali ini akan membahas ciri dan karakteristik gelombang bunyi, gejala-gejala gelombang bunyi, cara menghitung gelombang bunyi di zat padat, cair, dan udara, serta aplikasi gelombang bunyi dalam kehidupan sehari-hari. Tertarik? Langsung simak, ya! Halo Quipperian! Tahukah kamu kalau bunyi atau suara yang kita dengar sehari-hari adalah suatu gelombang? Lalu, bagaimana ya cara kita agar mengetahui bahwa bunyi yang kita dengar itu benar-benar sebuah gelombang? Caranya sangat mudah lho, apabila Quipperian suka bermain piano, saat kamu mulai menekan sebuah nada di tuts-tuts piano tersebut, coba dekatkan dengan sebuah garpu tala di dekat piano tersebut. Pasti garpu tala tersebut akan bergetar. Mengapa garpu tala itu bergetar? Tentu saja karena gelombang adalah sebuah getaran yang merambat, sehingga bunyi yang terdengar itu merambat ke dalam medium berupa garpu tala. Tidak hanya itu, dengan memanfaatkan karakteristik dari gelombang, terciptalah teknologi yang dapat membantu pekerjaan manusia. Contohnya, ultrasonografi alat untuk melihat bayi dalam kandungan, SONAR alat untuk mendeteksi keberadaan sesuatu yang bergerak, dan fathometer alat yang digunakan untuk mengukur kedalaman laut. Menarik bukan? Langsung saja yuk, lanjut ke pembahasan. Klasifikasi Gelombang Bunyi Suatu bunyi dapat didengar oleh manusia karena memiliki 3 hal yaitu, adanya sumber bunyi, adanya medium rambat bunyi, dan frekuensinya yang berada antara 20 Hz – Hz audiosonik. Tidak hanya manusia, semua makhluk hidup juga dapat mendengar suatu bunyi. Berdasarkan frekuensinya, gelombang bunyi diklasifikasikan sebagai berikut Infrasonik bunyi yang memiliki frekuensi Hz. Bunyi ini dapat didengar oleh hewan seperti kelelawar dan lumba-lumba. Gelombang bunyi termasuk gelombang mekanik. Gelombang mekanik adalah gelombang yang membutuhkan medium untuk rambatannya. Medium rambatannya dapat berupa zat cair, zat padat, dan udara. Gelombang bunyi tidak dapat merambat di dalam ruang hampa udara. Hal ini disebabkan karena kecepatan perambatan gelombang bunyi di dalam zat padat lebih cepat dibandingkan di dalam gas atau udara. Ini disebabkan oleh jarak antar molekul dalam zat padat lebih pendek dibandingkan pada zat cair dan gas, sehingga perpindahan energi kinetik lebih cepat terjadi. Tabel 1 merupakan data kecepatan bunyi dalam berbagai zat pada suhu 150 C. Sumber Sumber Cara Menghitung Cepat Rambat Bunyi Nilai kecepatan dari gelombang bunyi bervariasi. Hal ini tergantung dari medium rambatannya. Secara umum, cara menghitung cepat rambat bunyi adalah sebagai berikut Di mana v = cepat rambat bunyi m/s s = jarak tempuh m t = waktu s 1. Melalui Zat Padat Gelombang bunyi dapat merambat melalui zat padat. Contoh medium rambatan zat padat yaitu alumunium, baja, kaca, dan lain-lain. Rumus menghitung cepat rambat bunyi yang merambat melalui zat padat adalah sebagai berikut Di mana v = cepat rambat bunyi m/s E = modulus young N/m2 ρ = massa jenis Kg/m3 Modulus young E merupakan ukuran kekakuan suatu bahan zat padat. Nilai modulus young zat padat berbeda-beda. Contohnya ditunjukkan pada gambar 5. Sumber 2. Melalui Zat Cair Gelombang bunyi juga dapat merambat melalui zat cair. Medium zat cair dapat berupa air, raksa, helium cair, dan lainnya. Rumus untuk menghitung cepat rambat bunyi dalam zat cair adalah sebagai berikut Di mana v = cepat rambat bunyi m/s B = Modulus Bulk N/m2 ρ = massa jenis Kg/m3 Modulus Bulk B merupakan kecenderungan suatu benda untuk berubah bentuk ke segala arah ketika diberi suatu tegangan ke segala arah. Nilai Modulus Bulk dari berbagai bahan ditunjukkan pada gambar 6. Sumber 3. Melalui Udara atau Gas Gelombang bunyi juga dapat merambat melalui medium udara atau gas. Rumus untuk menghitung cepat rambat bunyi dalam gas adalah sebagai berikut Di mana v = cepat rambat bunyi m/s γ = konstanta laplace R = konstanta gas umum J/mol K T = suhu gas K M = massa molekul relatif gas Konstanta laplace notasi γ adalah perbandingan antara kapasitas kalor gas pada tekanan tetap dengan kapasitas kalor pada volume tetap. Konstanta laplace dapat dipakai untuk gas monoatomik atau diatomik. Konstanta laplace untuk gas monoatomik adalah Sedangkan konstanta laplace untuk gas diatomik dibagi menjadi 3 keadaan yaitu pada suhu rendah, suhu sedang, dan suhu tinggi. Nilainya adalah sebagai berikut Ciri Khas Gelombang Bunyi Suatu gelombang bunyi memiliki ciri khas. Ciri khas inilah yang nantinya akan dimanfaatkan dalam pembuatan suatu teknologi yang dapat berguna untuk kehidupan manusia. Ciri khas gelombang bunyi adalah refleksi pemantulan, refraksi pembiasan, difraksi pelenturan, interferensi perpaduan, Efek Doppler, dan pelayangan gelombang. 1. Refleksi Pemantulan Pada pemantulan bunyi berlaku hukum pemantulang gelombang yaitu Sudut datang gelombang sama dengan sudut pantul gelombang; Gelombang datang, gelombang pantul, dan garis normal terletak dalam satu bidang. 2. Refraksi Pembiasan Gelombang Refraksi gelombang adalah pembelokkan gelombang ketika melewati bidang batas tertentu. Rumus umum untuk refraksi adalah Di mana i = sudut datang gelombang derajat R = sudut bias gelombang derajat λ1= panjang gelombang 1 m λ2= panjang gelombang 2 m V1= panjang gelombang 1 m V2 = panjang gelombang 2 m 3. Interferensi Gelombang Perpaduan Interferensi gelombang adalah perpaduan dua gelombang yang menghasilkan pola-pola tertentu. Interferensi dua buah gelombang bunyi koheren akan menghasilkan pola terang-gelap yang merupakan pola interferensi konstruktif-destruktif. Beda lintasan dengan interferensi konstruktif pola gelombang yang saling menguat adalah Beda lintasan dengan interferensi destruktif pola gelombang yang saling melemah 4. Efek Doppler Efek Doppler adalah perubahan frekuensi atau panjang gelombang sumber gelombang yang diterima pengamat karena adanya gerak relatif di antara keduanya. Fp = frekuensi pendengar Hz Fs = frekuensi sumber bunyi Hz V = cepat rambat bunyi m/s Vp = kecepatan pendengar m/s Vs = kecepatan sumber bunyi m/s Persamaan Efek Doppler dengan tidak mengabaikan kecepatan angin Vw Jika pendengar mendekati sumber bunyi, maka Vp bernilai +, jika sumber bunyi menjauhi pendengar maka Vs bernilai +, jika arah angin searah dengan arah rambat bunyi, maka Vw bernilai +. Sumber ttps// 5. Pelayangan gelombang Pelayangan gelombang adalah interferensi dua bunyi beramplitudo sama namun berbeda frekuensi sedikit. Pelayangan bunyi membentuk interferensi konstruktif-destruktif yang disebut layangan. Satu layangan didefinisikan sebagai gejala dua bunyi keras atau lemah yang terjadi secara berurutan. Frekuensi layangan dapat dihitung menggunakan rumus Di mana fl = frekuensi layangan bunyi f1 dan f2 = frekuensi gelombang bunyi yang berinteferensi Sumber Aplikasi dalam Kehidupan Sehari-hari Dengan memahami karakteristik dari gelombang bunyi, para ilmuwan Fisika dapat membuat teknologi yang membantu pekerjaan manusia contohnya SONAR, Ultrasonografi, dan Echocardiogram. a. Teknologi SONAR Teknologi SONAR dapat digunakan untuk sistem navigasi dengan bunyi pantul ultrasonik, pada perangkat kamera berguna untuk mendeteksi jarak benda yang akan difoto, pada kendaraan mobil dapat digunakan untuk mendeteksi jarak benda-benda yang ada di sekitar mobil, dan pengukur kedalaman laut. SONAR untuk pengukur kedalaman laut diletakkan di bawah kapal. Prinsip kerja SONAR adalah berdasarkan pemantulan gelombang ultrasonik. SONAR memiliki dua bagian alat yang memancarkan gelombang ultrasonik yang disebut transmitter emitter dan alat yang dapat mendeteksi datangnya gelombang pantul gema yang disebut sensor receiver. Gelombang ultrasonik dipancarkan oleh transmitter pemancar yang diarahkan ke sasaran, kemudian akan dipantulkan kembali dan ditangkap oleh pesawat penerima receiver. Dengan mengukur waktu yang diperlukan lagi dari gelombang dipancarkan sampai gelombang diterima lagi. maka dapat ditentukan nilai jarakan dari kedalaman laut. Nilai kedalaman laut dapat dicari dengan persamaan Di mana d = jarak yang diukur m Δt = waktu yang diperlukan gelombang dari dipancarkan sampai diterima kembali s v = kecepatan rambat gelombang ultrasonic m/s n = indeks bias medium b. Ultrasonografi USG Ultrasonografi USG. Ultrasonografi adalah teknologi yang digunakan untuk mencitrakan bagian dalam tubuh manusia. USG digunakan untuk melihat perkembangan janin dalam kandungan. USG memiliki 3 bagian utama yaitu Transducer, Monitor, dan Mesin USG. Prinsip kerja dari Ultrasonografi menggunakan konsep pemantulan bunyi yaitu transducer ditempelkan pada organ yang ingin dilihat citra bagian dalamnya. Di dalam transducer terdapat kristal yang dapat digunakan untuk menangkap gelombang yang disalurkan. Lalu gelombang yang diterima ini masih dalam bentuk gelombang pantulan sehingga kristal mengubah ke dalam bentuk gelombang elektronik lalu masuk ke mesin USG sehingga data elektronik tersebut diubah menjadi data gambar yang ingin ditampilkan ke Monitor. c. Echocardiogram Echocardiogram adalah teknologi yang dapat digunakan untuk mengukur kecepatan aliran darah. Kecepatan aliran darah diukur menggunakan efek Doppler. Bunyi ultrasonik diarahkan menuju pembuluh nadi, dan pergerakan gelombang bunyi tersebut mengikuti kecepatan aliran darah. Bagaimana Quipperian sudah mulai memahami konsep gelombang bunyi? Ternyata dengan memahami konsep dasar dari suatu materi yang kita pelajari, kita dapat memahami prinsip-prinsip kerja dari teknologi yang ada disekitar kita, ya. Nah, apabila Quipperian ingin memahami konsep-konsep pelajaran dengan asyik, seru, dan mudah mengerti, yuk gabung bersama Quipper Video. Di sana banyak-banyak video konsep pelajaran menarik yang disampaikan oleh tutor berpengalaman sehingga membantu kamu untuk menguasai setiap materi dan mempersiapkan kamu untuk menghadapi ujian tentunya. Semangat! Kanginan, Marthen. 2006. Fisika untuk SMA dan MA kelas XII. Jakarta Erlangga Suharyanto, dkk. 2009. Fisika untuk SMA dan MA kelas XII. Jakarta Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Penulis William Yohanes
Satuanfrekuensi menggunakan istilah hertz atau biasa disingkat dengan hz. Satu hz sama dengan satu getaran atau satu gelombang listrik dalam satu detik (1 hertz = 1 gelombang per detik). Istilah hertz diambil dari nama belakang penemunya yaitu Meinrich Rudolf Hertz. Kelipatan satuan hertz (standar internasional) Skip to content Beranda / Informasi Kesehatan / Tindakan Medis / Mengenal Apa Itu Ultrasonografi USG dan Jenis-jenisnya Mengenal Apa Itu Ultrasonografi USG dan Jenis-jenisnya Pemeriksaan USG kerap dilakukan untuk berbagai keperluan karena dianggap efektif dan akurat, serta dinilai minim efek samping. Lantas, sebenarnya apa itu ultrasonografi? Simak informasi lengkapnya di bawah ini. Apa itu USG? USG atau Ultrasonografi adalah teknik pencitraan non-invasif yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi lebih besar dari 20 kilohertz/ kHz. Metode pemeriksaan ini digunakan untuk mengetahui penyebab keluhan yang dialami pasien. Selain untuk keperluan diagnosis, pemeriksaan ini juga bisa dilakukan untuk memantau sejauh mana perkembangan janin. Pada USG terdapat sebuah alat yang disebut dengan tranduser yang berfungsi untuk mengirimkan dan menerima kembali gelombang suara yang bervariasi dari berbagai jaringan di dalam tubuh. Transduser ini diletakan di kulit pasien dengan lapisan tipis dari gel. Ketika gelombang suara dikirimkan maka sebagian gelombang akan diteruskan dan sebagian akan dipantulkan kembali, kemudian diubah menjadi gelombang listrik. Besaran gelombang listrik kemudian menghasilkan gambarannya masing-masing. Jenis USG Beberapa jenis ultrasound ini sering digunakan. Pilihan jenis gambar yang akan ditampilkan tergantung pada tujuan untuk tes tertentu, gejala yang diselidiki dan peralatan apa yang tersedia. Berikut di antaranya 1. Ultrasonografi 2D Gambar ultrasonografi yang paling sering digunakan adalah serangkaian gambar penampang dua dimensi yang datar dari jaringan yang dipindai. Disebut sebagai ultrasonografi 2D, mode pemindaian ini masih standar untuk banyak situasi diagnostik dan kebidanan setelah penggunaan setengah abad. 2. Ultrasound 3D Beberapa tahun terakhir, ultrasonografi 2D juga telah diproyeksikan menjadi representasi 3D. Ini dicapai dengan memindai potongan-potongan jaringan pada berbagai sudut dan merekonstruksi data yang diterima menjadi gambar 3D. Penggunaan umum untuk gambar ultrasound 3D adalah untuk memberikan gambar yang lebih lengkap dan realistis terhadap janin yang sedang berkembang. 3. Ultrasonografi 4D Ultrasonografi 4D menampilkan gambar yang tampak jelas dengan gerakan yang menciptakan representasi paling realistis. Ultrasonografi 3D dan 4D dapat mengungkap kelainan yang tidak mudah terlihat menggunakan USG 2D. Namun, penggunaan alat yang sangat canggih ini memerlukan biaya yang sangat mahal dan tidak semua rumah sakit menyediakan USG 3D. 4. Ultrasonografi Doppler Analisis ultrasonografi doppler berfungsi memantulkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi dari sel darah yang bergerak dan merekam perubahan frekuensi gelombang suara saat mereka bergema kembali ke probe transduser. Kemudian mengubah data ini menjadi representasi visual tentang seberapa cepat dan ke arah mana darah mengalir. Ultrasonografi Doppler adalah alat diagnostik yang sangat diperlukan dalam semua bidang pengujian ultrasonografi dan dalam banyak kasus lebih disukai daripada angiografi sinar-X karena tidak memerlukan injeksi pasien dengan pewarna yang kontras. Selain keempat USG tersebut, terdapat USG kontras hal ini jarang dilakukan. Pada USG kontras, kontras ini adalah partikel kecil di dalam cairan suspensi untuk memperjelas gambaran USG ketika disuntikan ke dalam pembuluh darah. USG kontras tentunya tidak boleh dilakukan bila terdapat alergi terhadap kontras. Pemeriksaan pun disarankan berdasarkan indikasi/ kegunaannya. Baca juga Mengenal USG Doppler dan Bedanya dengan USG Biasa Persiapan sebelum USG Sebelum prosedur pemeriksaan ultrasonografi dilakukan, umumnya dokter akan meminta Anda untuk berpuasa selama 8 – 12 jam, terutama jika pemeriksaan dilakukan di bawah perut. Hal ini dikarenakan makanan yang tidak tercerna dapat menghalangi gelombang suara, sehingga gambar yang dihasilkan tidak akurat. Untuk pemeriksaan ultrasonografi yang dilakukan di organ dalam tertentu, misalnya kandung empedu, Anda akan diminta untuk tidak makan dan minum selain air mineral selama 6 – 8 jam sebelum pemeriksaan dilakukan agar ukuran kandung empedu tidak menyusut. Sementara bagi ibu hamil yang ingin memeriksakan kondisi janin di dalam kandungan, dokter biasanya menyarankan Anda untuk minum air 4 – 6 gelas sekitar 1 – 2 jam sebelum prosedur USG. Hal ini bertujuan agar kandung kemih terisi, sehingga kualitas gambar menjadi lebih jelas. Selain itu, melalui USG dokter juga bisa menentukan jenis kelamin janin setidaknya 18 minggu. Prosedur Pemeriksaan USG Pemeriksaan Ultrasonografi umumnya menggunakan alat bernama transducer yang ditempelkan di kulit. Alat ini memancarkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi. USG mencakup beberapa langkah berikut Sebelum pemeriksaan dimulai, biasanya dokter akan meminta Anda untuk berbaring terlentang. Kemudian dokter akan mengoleskan gel khusus pada kulit di bagian tubuh yang akan diperiksa. Gel ini diperlukan untuk mencegah terjadinya gesekan antara kulit dan transduser. Saat pemeriksaan USG, transduser akan digerak-gerakkan di bagian tubuh yang akan diperiksa agar gelombang suara yang dikirim mampu menghasilkan gambar yang lebih jelas. Gelombang dari transducer akan direkam dan diubah menjadi gambar pada monitor. Setelah tes selesai, dokter akan membersihkan gel dari tubuh. Tes pemeriksaan USG umumnya membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 60 menit. Setelah hasil USG diperoleh, dokter akan mengevaluasi dan menjelaskan hasilnya kepada Anda biasanya dalam bentuk laporan tentang hasil pemeriksaan. Pemeriksaan USG dilakukan oleh dokter spesialis di rumah sakit atau klinik kesehatan yang mumpuni. Baca juga 11 Manfaat USG Kehamilan, Bumil Wajib Tahu! Penggunaan USG Gambar USG diperoleh cukup cepat untuk menunjukkan gerakan organ dan struktur dalam tubuh secara real time. Misalnya, gerakan detak jantung dapat dilihat, bahkan pada janin. Ultrasonografi secara efektif digunakan untuk memeriksa pertumbuhan dan benda asing yang dekat dengan permukaan tubuh, seperti yang ada di kelenjar tiroid, payudara, testis, dan anggota badan, serta beberapa kelenjar getah bening. Ultrasonografi adalah alat yang efektif digunakan untuk menggambarkan organ dalam di perut, panggul, dan dada. Namun, karena gelombang suara terhalang oleh gas misalnya, di paru-paru atau usus dan oleh tulang, ultrasonografi organ dalam memerlukan keterampilan khusus. Orang yang telah dilatih khusus untuk melakukan ultrasonografi disebut sonografer. Pemeriksaan ultrasonografi biasanya digunakan untuk mengevaluasi hal-hal berikut 1. Jantung Misalnya untuk mendeteksi kelainan pada cara jantung berdetak, kelainan struktural seperti katup jantung yang rusak, dan pembengkakan pada bilik atau dinding jantung ultrasonografi jantung disebut ekokardiografi 2. Kantung Empedu dan Saluran Empedu pemeriksaan ultrasonografi untuk mendeteksi batu empedu dan penyumbatan di saluran empedu. 3. Pembuluh Darah Pemeriksaan USG selanjutnya untuk mendeteksi pembuluh darah yang melebar dan menyempit. 4. Hati, Limpa, dan Pankreas Pemeriksaan ultrasonografi dilakukan untuk mendeteksi tumor dan gangguan lainnya di dalam tubuh. 5. Organ Reproduksi Wanita USG adalah alat yang bisa digunakan untuk mendeteksi tumor dan peradangan pada indung telur, saluran tuba, atau rahim. 6. Saluran Kemih Misalnya, untuk membedakan kista jinak dari massa padat yang mungkin kanker di ginjal atau untuk mendeteksi penyumbatan seperti batu atau kelainan struktural lainnya pada ginjal, ureter, atau kandung kemih. 7. Kehamilan Untuk mengevaluasi pertumbuhan dan perkembangan janin dan untuk mendeteksi kelainan plasenta seperti plasenta yang salah tempat, disebut plasenta previa Ultrasonografi juga dapat digunakan untuk memandu dokter ketika mereka mengambil sampel jaringan untuk biopsi. Ultrasonografi adalah alat yang dapat menunjukkan posisi instrumen biopsi, serta area yang akan dibiopsi seperti massa. Dengan demikian, dokter dapat melihat di sebelah mana memasukkan instrumen dan dapat menuntun langsung ke sasarannya. Baca juga USG Payudara Tujuan, Prosedur, Hasil, dll Kelebihan USG Tidak ada larangan atau pantangan apapun setelah melakukan pemeriksaan ultrasonografi, sehingga Anda dapat melakukan aktivitas seperti biasa. Namun, penting untuk diketahui bahwa pemeriksaan ultrasonografi juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kelebihannya, yaitu Tidak menimbulkan rasa sakit Tidak memerlukan jarum, suntikan, dan sayatan Lebih aman karena tidak menggunakan radiasi Dapat diakses secara luas dan biayanya lebih murah Dapat mendeteksi berbagai masalah pada organ tubuh, jaringan tubuh dan pembuluh darah. Kekurangan USG Meskipun ultrasonografi memiliki kelebihan yaitu pemeriksaan yang non-invasif tidak memerlukan tindakan pembedahan, dll, namun pemeriksaan ultrasonografi ini juga memiliki kekurangan, di antaranya Keterbatasan dalam memvisualisasikan organ abdomen yang letaknya di garis tengah, contoh pankreas Ketidakmampuan dari gelombang suara untuk menembus gas dan tulang. Untuk bagian yang terhalang tulang, dokter biasanya akan melakukan metode pemeriksaan lain seperti, CT scan, MRI, atau Rontgen. USG adalah perangkat yang sangat bergantung kepada operator dalam penggunaannya. Efek Samping USG Tidak ada risiko dari gelombang suara yang digunakan dalam pemindaian ultrasound. Tidak seperti beberapa pemindaian lain, seperti pemindaian CT scan, pemindaian ultrasound tidak melibatkan paparan radiasi. Pemindaian ultrasound eksternal dan internal tidak memiliki efek samping dan umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, meskipun pasien mungkin mengalami ketidaknyamanan karena probe ditekan ke kulit atau dimasukkan ke dalam tubuh. Jika memiliki pemindaian internal dan alergi terhadap lateks, penting untuk memberi tahu ahli sonografi atau dokter yang melakukan pemindaian ini sehingga mereka dapat menggunakan penutup probe bebas-lateks. Ultrasonografi endoskopi bisa sedikit lebih tidak nyaman dan dapat menyebabkan efek samping sementara, seperti sakit tenggorokan atau kembung. Ada juga risiko kecil komplikasi yang lebih serius, seperti pendarahan internal. Kran Brian. 2019. Ultrasound. Diakses pada 30 Maret 2023 Anonim. Ultrasound. Diakses pada 30 Maret 2023 Anonim. 2020. Ultrasound. Test & Procedures. Diakses pada 30 Maret 2023 Anonim. Ultrasound. Diakses pada 30 Maret 2023 DokterSehat © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi Gelombangbunyi pada alat ultrasonografi yang digunakan dalam bidang kesean, misalnya pada proses pemeriksaan organ tubuh manusia menerapkan konsep fisika, yaitu a) Difraksib) Refleksic) Refraksid) Interferensie) Polarisasi. Pemantulan. Ciri-Ciri Gelombang Mekanik. Gelombang Mekanik. Ultrasonografi merupakan salah satu teknologi kesehatan yang bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Ultrasonografi atau disingkat USG adalah suatu kaidah pemeriksaan tubuh menggunakan gelombang bunyi pada frekuensi tinggi. Teknologi USG tidak asing bagi kaum ibu karena mereka biasanya menggunakannya pada masa kehamilan untuk memonitor keadaan janin dalam kandungan. USG ini adalah salah satu aplikasi teknologi radar dan telah ada sejak puluhan tahun lalu. Lebih jauh kea rah medis, USG medis sonografi dapat diartikan sebagai sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan suara ultra yang digunakan untuk mencitrakan organ internal dan otot, struktur, dan luka patologi, sehingga teknik ini berguna untuk memeriksa organ. Namun biasanya sonografi obstetrik digunakan ketika masa kehamilan. Prisip USG adalah penggunaan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara dengan frekuensi lebih tinggi daripada kemampuan pendengaran telinga manusia, sehingga kita tidak bisa mendengarnya sama sekali. Suara yang dapat didengar manusia mempunyai frekuensi antara 20 – cpd Cycles per detik- Hertz. Sedangkan dalam pemeriksaan USG ini mengunakan frekuensi 1- 10 MHz 1- 10 juta Hz. Perangkat USG terdiri dari transducer, monitor, dan mesin USG. Transducer adalah komponen USG yang ditempelkan pada bagian tubuh yang akan diperiksa, seperti dinding perut atau dinding poros usus besar pada pemeriksaan prostat. Di dalam transducer terdapat kristal yang digunakan untuk menangkap pantulan gelombang yang disalurkan oleh transducer. Monitor merupakan perangkat yang digunakan untuk menampilkan display hasil USG dan mengetahui arah dan gerakan jarum menuju sasaran. Mesin USG merupakan bagian dari USG dimana fungsinya untuk mengolah data yang diterima dalam bentuk gelombang. Mesin USG merupakan CPU dalam teknologi USG sehingga di dalamnya terdapat komponen-komponen yang sama seperti pada CPU pada PC termasuk untuk mengubah gelombang hasil USG menjadi gambar. Dalam pemeriksaan kandungan dengan USG, ada dua metode yang lazim ditempuh. Pertama, metode transabdominal. Metode ini paling dikenal karena ditemukan lebih dahulu. Dokter akan mengoleskan semacam jelly di perut lalu menggerakkan transducer untuk memperoleh gambaran yang dikehendaki. Secara sederhana, jelly berfungsi mempertinggi kemampuan mesin USG untuk mengantarkan gelombang suara. Metode kedua adalah transvaginal. Pada metode ini, transducer dimasukkan ke vagina. Dengan cara ini, gambar yang dihasilkan lebih jelas karena resolusi yang lebih tinggi. Maklum, obyek yang diperiksa berada lebih dekat dengan transducer ketimbang pada metode transabdominal. Sebagai catatan, metode transvaginal dijamin tidak berefek negatif apa pun untuk wanita hamil dan janin yang dikandungnya. Prosedur pemeriksaan dengan metode ini memakan waktu sekitar 15 menit. Selama pemeriksaan, pasien dapat menyaksikan gambar-gambar bayinya melalui monitor. Pemeriksaan USG tidak ada kontra indikasinya, karena pemeriksaan ini sama sekali tidak akan memperburuk penyakit penderita. USG juga tidak berbahaya bagi janin karena USG tidak mengeluarkan radiasi gelombang suara yang bisa berpengaruh buruk pada otak si jabang bayi. Hal ini berbeda dengan penggunaan sinar rontgen. USG baru berakibat negatif jika telah dilakukan sebanyak 400 kali. Dampak yang timbul dari penggunaan USG hanya efek panas yang tak berbahaya bagi ibu maupun bayinya. Dalam 20 tahun terakhir ini, diagnostik ultrasonik berkembang dengan pesatnya, sehingga saat ini USG mempunyai peranan penting untuk menentukan kelainan berbagai organ tubuh. Jadi, jelas bahwa dalam penggunaan USG untuk menegakkan diagnosa medis tidak memiliki kontra indikasi atau efek samping terhadap pasien. Ada beberapa prosedur yang perlu diperhatikan dalam penggunaan USG, yaitu lebih kepada persiapan pasien, walaupun sebenarnya tidak diperlukan persiapan khusus. Walaupun demikian pada penderita obstivasi, sebaiknya semalam sebelumnya diberikan laksansia. Untuk pemeriksaan alat- alat rongga di perut bagian atas, sebaiknya dilakukan dalam keadaan puasa dan pagi hari dilarang makan dan minum yang dapat menimbulkan gas dalam perut karena akan mengaburkan gambar organ yang diperiksa. Untuk pemeriksaan kandung empedu dianjurkan puasa sekurang-kurangnya 6 jam sebelum pemeriksaan, agar diperoleh dilatasi pasif yang maksimal. Untuk pemeriksaan kebidanan dan daerah pelvis, buli-buli harus penuh. Pasien akan diminta untuk menurunkan celana/rok hingga pangkal paha. Setelah itu gel dingin, sebagai konduktor gelombang suara akan dioleskan di atas perut pasien. Sonografer akan menggunakan suatu alat untuk menghasilkan gelombang suara ke dalam rahim. Alat tersebut digerakan perlahan di atas perut pasien. Gelombang suara dipantulkan oleh tulang dan jaringan tubuh kembali ke alat pemindai sebagai sinyal listrik untuk mengghasilkan citra berwarna hitam dan putih dari si janin. Biasaanya pada kehamilan trimester 1, dianjurkan agar pasien tidak buang air kecil dulu atau banyak minum agar dapat melihat rahim dan janin dengan lebih baik. Setelah dilakukan proses USG, akan diperoleh hasil berupa print out USG. Pada hasil USG, selain gambar janin, terdapat tabel-tabel atau angka-angka yang diukur dari pengukuran dokter terhadap tungkai lengan, kaki, dan diameter kepala. Itu semua bisa menghasilkan rumus yang menunjukkan berat janin. Namun hanya dokter yang bisa membacanya. Adapun istilah umum yang biasa diketahui, yaitu LMP last menstrual period hari pertama haid terakhir. EDD LMP taksiran persalinan berdasarkan tanggalan menstruasi. GA Gestational Age. Ini menunjukkan perkiraan umur kehamilan, berdasarkan panjang tungkai lengan, tungkai kaki ataupun diameter kepala. Jika salah satu dari GA di foto USG menunjukkan besaran yang tidak normal, dokter langsung bisa mendeteksinya sebagai kelainan. Terutama GA di bagian kepala Dalam print out hasil USG juga terdapat kolom Fetal Biometry, dari kolom ini dapat dibaca informasi-informasi sebagai berikut BPD Biparietal diameter. Ini adalah ukuran tulang pelipis kiri dan kanan. Biasa digunakan untuk mengukur janin di trimester dua atau tiga. HC Head Circumferencial atau lingkaran kepala AC Abdominal Circumferencial. Ukuran lingkaran perut bayi. Jika dikombinasikan dengan BPD akan menghasilkan perkiraan berat bayi. FL Femur Length. Merupakan ukuran panjang tulang paha bayi. FW Fetal weight atau berat janin Biasanya, yang diperiksa saat USG adalah mengenai hal-hal yang berhubungan dengan kehamilan, yaitu Konfirmasi kehamilan. Embrio dalam kantung kehamilan dapat dilihat pada awal kehamilan 5 ½ minggu, kemudian detak jantung janin biasanya diketahui dalam usia tujuh minggu. Mengetahui usia kehamilan Menilai pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan. Masalah dengan plasenta. USG bisa menilai dan mengetahui kondisi plasenta, apakah ada masalah misalnya seperti plasenta previa. Kehamilan kembar. Dengan pemeriksaan USG bisa mengetahui apakah ada satu atau lebih fetus di rahim. Mengukur cairan ketuban. Jumlah cairan ketuban dapat dinilai dengan USG, sehingga jika terjadi masalah ketika kandungan kelebihan cairan ketuban atau terlalu sedikit. Kelainan letak janin. Tidak saja kelainan janin dalam rahim, tetapi bisa juga mengetahui kelainan yang bisa diketahui dengan USG, seperti ; hydrocefalus, kelainan jantung, down syndrome. Mengetahui jenis kelamin bayi. Penggunaan USG tidak hanya untuk masalah kandungan dan kebidanan, tapi juga dapat memberikan kemudahan dalam memberikan pelayanan kesehatan, yaitu dapat dengan mudah dan murah mendeteksi sesuatu. Diantaranya adalah USG mampu menemukan dan menentukan letak massa dalam rongga perut dan pelvis, dapat membedakan kista dengan massa yang solid, dapat mempelajari pergerakan organ jantung, aorta, vena kafa, maupun pergerakan janin dan jantungnya. USG dapat digunakan untuk pengukuran dan penetuan volum, pengukuran aneurisma arterial, fetalsefalometri, menentukan kedalaman dan letak suatu massa untuk bioksi. USG juga dapat menentukan volum massa ataupun organ tubuh tertentu misalnya buli-buli, ginjal, kandung empedu, ovarium, uterus, dan lain-lain. Dari hasil diagnosis seperti ini, dapat ditentukan bagaimana tindakan medis selanjuntnya, contohnya adalah menentukan perencanaan dalam suatu radioterapi. Berdasarkan besar tumor dan posisinya, dosis radioterapi dapat dihitung dengan cepat. Bpg73.
  • e4diir3ydj.pages.dev/142
  • e4diir3ydj.pages.dev/280
  • e4diir3ydj.pages.dev/119
  • e4diir3ydj.pages.dev/420
  • e4diir3ydj.pages.dev/74
  • e4diir3ydj.pages.dev/397
  • e4diir3ydj.pages.dev/265
  • e4diir3ydj.pages.dev/216
  • gelombang bunyi pada alat ultrasonografi yang digunakan